13+ Cara Mudah Agar Website Muncul Dihalaman Pertama Google

13+ Cara Mudah Agar Website Muncul Dihalaman Pertama Google – Optimisasi search engine adalah konsep yang tampak menakutkan dan rumit bagi banyak orang, tetapi sebenarnya cukup mudah.

 

Posting blog ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat website Anda berada di halaman pertama google untuk istilah apa pun dalam waktu kurang dari 5 menit!.

 

13+ Cara Agar Blog Muncul di Google Paling Atas

Intinya, semua metode agar situs terdaftar di halaman pertama Google disebut sebagai optimasi mesin pencari, atau SEO.

 

Ini adalah langkah-langkah yang harus Anda ambil untuk menerapkan SEO ke situs Anda. Dengan menggunakan saran ini, Anda dapat meningkatkan posisi situs Anda di hasil Google.

 

  1. Periksa Kecepatan Website Anda
  2. Pastikan Website Mobile Friendly
  3. Buat Peta Situs
  4. Instal Sertifikat SSL
  5. Integrasikan Website Anda dengan Google Analytics
  6. Gunakan Google Search Console
  7. Riset Kata Kunci
  8. Buat Konten Lengkap yang Sesuai dengan Maksud Pencarian
  9. Pengoptimalan Konten menggunakan Kata Kunci
  10. Perhatikan Intensitas Kata Kunci Utama
  11. Gunakan Internal Link
  12. Jangan Lupa Inbound Link
  13. Perbaiki Tautan Rusak
  14. Daftarkan Website di Google Bisnisku

 

Mari kita bicarakan strategi ini secara berurutan!

 

1.Periksa Kecepatan Website Anda

Kecepatan website Anda adalah salah satu faktor halaman pertama google. Dengan demikian, meningkatkan kecepatan memuat website Anda adalah cara untuk memastikan bahwa situs Anda akan muncul di halaman Google.

 

Ada berbagai cara yang bisa Anda ikuti untuk mempercepat kecepatan loading website. Pertama, pastikan ukuran semua halaman (HTML, JavaScript, dan CSS) tidak menyebabkan perlambatan waktu buka.

 

Bagi yang menggunakan WordPress, Anda dapat menginstal plugin seperti Fast Velocity Minify dan Autoptimize agar lebih mudah.

 

Langkah kedua adalah mengurangi ukuran file gambar Anda yang digunakan oleh situs. Banyak pilihan di internet untuk alat ini dapat membantu Anda.

 

Jika Anda tertarik untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kecepatan website Anda, unduh ebook kami secara gratis.

 

2. Pastikan Website Mobile Friendly

Jumlah pengguna seluler yang menjelajahi website terus meningkat. Pada bulan Agustus 51% lalu lintas web di seluruh dunia berasal dari perangkat seluler.

 

Website Anda wajib dioptimalkan untuk pengguna yang menggunakan tablet dan smartphone baik dari segi desain maupun kecepatan.

 

Selain itu, Google telah menetapkan kecepatan pemuatan untuk perangkat seluler menjadi salah satu faktor halaman pertama google.

 

Untungnya penggunaan CMS seperti WordPress memungkinkan pengguna untuk memodifikasi situs mereka lebih mobile friendly. Anda dapat menemukan praktik terbaik dalam panduan di bawah ini.

 

3. Buat Peta Situs

File peta situs adalah representasi tekstual yang mencantumkan semua halaman di situs Anda. Selain itu, file tersebut juga dapat berisi semua informasi mengenai halaman-halaman di website Anda seperti tanggal ketika halaman tersebut diperbarui serta berapa kali halaman itu dibuat, dan jenis konten yang dimilikinya.

 

Ada dua jenis peta situs, yaitu peta situs HTML atau XML. Mereka adalah peta situs HTML. Peta situs HTML dirancang untuk pengguna web dan peta situs menggunakan XML dirancang untuk search engine. Peta situs XML adalah untuk mesin pencari.

 

Sangat penting untuk menyertakan peta situs XML karena membantu Google merayapi halaman situs Anda.

 

Ini penting untuk memastikan bahwa situs Anda dapat diindeks atau terdaftar di hasil Google. Khususnya, ketika Anda memiliki website dengan struktur yang kompleks , atau halaman yang tidak ditautkan dengan benar melalui internal link. Ada garis besar terperinci tentang cara menggunakan tautan internal dalam bagian artikel yang berbeda.

 

Selain itu, peta situs HTML juga dapat memengaruhi SEO secara tidak langsung, karena meningkatkan pengalaman pengguna melalui navigasi website. Ini memungkinkan pengguna untuk mencari website yang sulit ditemukan menggunakan hasil Google.

 

Meskipun mungkin terdengar rumit, peta situs HTML dan XML dapat dibuat dengan mudah terutama jika Anda menggunakan WordPress. Anda hanya perlu menginstal plugin Yoast SEO untuk melakukan ini. Ada tutorial lengkap tentang cara membuat peta situs di sini.

 

4. Instal Sertifikat SSL

Instal SSL

Sertifikat SSL adalah yang diperlukan untuk mengamankan transfer data yang terjadi di sebuah situs. Namun, penggunaannya tidak hanya akan memengaruhi keamanan situs Anda.

 

Pada tahun 2014, Google telah menetapkan persyaratan sertifikat SSL sebagai ukuran peringkat website. Selain itu, banyak browser web populer telah menandai “tidak aman” di website tanpa sertifikat SSL.

 

Jadi, penggunaan sertifikat SSL merupakan syarat untuk mendongkrak peringkat situs Anda di hasil pencarian Google.

 

5. Integrasikan Website dengan Google Analytics

Strategi SEO tidak cukup tanpa Google Analytics. Alat ini secara online memungkinkan Anda melacak kinerja halaman tertentu di website Anda.

 

Selain itu, Google Analytics juga memudahkan Anda untuk memantau lalu lintas ke situs web. Ini akan mengungkapkan sumber website, demografinya, kegiatan apa yang sedang berlangsung dan durasi waktu yang dihabiskan di situs dengan alat ini.

 

Kumpulan data ini tidak secara langsung memengaruhi peringkat situs web Anda. Namun, Anda dapat menggunakannya untuk menilai kualitas konten dan pengalaman pengguna website Anda.

 

Berita baiknya adalah Google Analytics tersedia tanpa biaya. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengintegrasikan situs dengan alat untuk memanfaatkannya. Untuk membuatnya lebih mudah bagi kami, kami telah memberikan petunjuk tentang cara memasang Google Analytics di WordPress. Selain itu Anda dapat menguasai penggunaan alat-alat tersebut melalui artikel ini.

 

6. Gunakan Google Search Console

Selain analitik, Google menyediakan perangkat lunak gratis untuk membantu Anda memahami kinerja website Anda, dan itu adalah Search Console.

 

Perbedaannya adalah bahwa Search Console membantu Anda mengetahui kinerja website Anda di hasil penelusuran Google. Data yang ditawarkan alat ini meliputi:

 

  1. Halaman yang paling sering dikunjungi di situs Anda
  2. Performa situs Anda di perangkat seluler
  3. Apakah ada link yang rusak atau tidak?
  4. Masalah keamanan untuk website
  5. Tautan balik berasal dari sumber yang akan Anda dapatkan

 

Selain itu, Anda dapat menggunakan Search Console untuk memasang peta situs, dan untuk menemukan kata kunci kata kunci terbaik untuk digunakan di situs Anda.

 

Untuk mengetahui cara menggunakan Search Console dan cara memasangnya, ikuti tutorial ini.

 

7. Riset Kata Kunci

Blog atau website Anda belum muncul di halaman bagian atas hasil Google? Alasannya mungkin karena halaman atau konten tidak mengandung kata kunci yang sering digunakan dalam hasil pencarian Google.

 

Untuk melakukan ini, Anda harus melakukan riset kata kunci sebelum menulis posting blog atau konten lain untuk website. Ada tiga faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan kata kunci yang paling tepat.

 

Elemen yang paling penting adalah volume pencarian. Kata kunci dengan volume tinggi biasanya digunakan dalam hasil pencarian. Tapi, ingat bahwa semakin besar volume kueri pencarian, semakin besar tingkat persaingan untuk ditempatkan di halaman pertama google. Ini dikenal sebagai tingkat kesulitan kata kunci yang merupakan faktor kedua yang perlu dipertimbangkan.

 

Berdasarkan alasan di atas tidak ada salahnya jika Anda mencari kata kunci ekor panjang yang memiliki volume pencarian yang sangat sedikit, namun relevan dengan kebutuhan pengguna Google. Dalam SEO kasus ini, kata kunci dikenal sebagai “kata kunci ekor panjang”. Pada kenyataannya 70 persen lalu lintas berasal dari kategori kata kunci ini.

 

Kriteria keempat mengacu pada Kriteria keempat adalah SERP (halaman hasil mesin pencari). SERP adalah frasa yang digunakan untuk mengidentifikasi salah satu situs web paling populer yang tercantum dalam hasil pencarian untuk kata kunci. Dengan mengetahui istilah-istilah ini, Anda akan menemukan konten website ini dan membangun yang lebih baik dan lebih komprehensif menggunakan ini.

 

Apa cara terbaik untuk melakukan penelitian kata kunci? Secara alami, Anda akan membutuhkan bantuan alat.

 

Meskipun alat berbayar biasanya dilengkapi dengan lebih banyak fitur, tidak ada alasan untuk salah menggunakan satu atau lebih alat gratis untuk riset kata kunci halaman pertama google.

 

8. Buat Konten Lengkap dan Sesuaikan dengan Maksud Pencarian

Setelah melakukan riset kata kunci, kini saatnya mulai membuat konten. Namun, Anda tidak boleh melakukan kesalahan.

 

Anda harus mencoba menggambarkan diri Anda sebagai pengguna search engine. Kemungkinan Anda sedang mencari jawaban atas pertanyaan Anda, bukan? Jadi, konten yang Anda tulis harus relevan dengan maksud pencarian audiens yang Anda targetkan. Artinya konten harus memberi pembaca informasi yang mereka cari.

 

Tapi, bagaimana Anda bisa mendefinisikan niat pencarian? Inilah sebabnya mengapa SERP adalah salah satu faktor dalam halaman pertama google. Saat Anda mempelajari konten website yang berhasil muncul di peringkat halaman pertama google hingga 10, Anda akan menemukan jawaban yang dicari pengguna.

 

Selain itu, Anda dapat melihat kelemahan situs yang ditampilkan di halaman pertama google, seperti informasi yang tidak lengkap dan struktur artikel yang tidak memadai. Dengan cara ini, Anda akan dapat menghasilkan konten yang berkualitas yang lebih lengkap dan mudah dipahami.

 

9. Optimasi Konten Menggunakan Kata Kunci

Anda sudah memiliki materi namun, apa yang Anda lakukan untuk memastikan bahwa kata kunci Anda digunakan untuk dapat muncul di halaman bagian atas hasil?

 

Ada lima area yang harus Anda gunakan kata kunci untuk mengoptimalkan website Anda:

 

  1. Permalink
  2. Judul meta
  3. Deskripsi meta
  4. Teks alternatif dan nama file gambar
  5. 100 kata pertama dari teks

 

URL Permalink adalah alamat untuk halaman situs Anda. Ini adalah salah satu hal pertama yang dicari oleh algoritme Google saat merayapi website Anda. Jadi, permalink harus mengandung kata kunci.

 

Namun, sebagian besar permalink berisi karakter acak. Di WordPress, misalnya, contoh URL terlihat seperti ini: my website.com/blog/?p=201.

 

Oleh karena itu, Anda perlu mengubahnya ke website saya.com/blog/keywords. Pastikan bahwa setiap kata di URL Anda ditulis dalam huruf kecil, dipisahkan dengan garis bawah atau “-“.

 

Posisi kata kunci ketiga dan kedua ada di deskripsi dan judul meta. Judul meta mengacu pada nama yang muncul di halaman hasil pencarian Google, sedangkan itu juga teks singkat yang ada di bawahnya.

 

Judul meta, secara default, mengikuti judul halaman web atau posting website. Ini berarti Anda dapat memasukkan kata kunci ke dalam judul sebelum membuatnya tersedia untuk publikasi.

 

Deskripsi meta akan menampilkankutipan teks dari isi posting blog jika tidak mendefinisikannya sendiri.

 

Dimungkinkan untuk mengubah deskripsi dan judul meta Anda. Di WordPress, Anda dapat menggunakan plugin Yoast SEO untuk melakukan ini.

 

Terlepas dari tiga tempat yang disebutkan sebelumnya, kata kunci perlu disematkan ke dalam teks alt dan nama file dari semua gambar yang diposting di halaman web dan posting blog.

 

Dimungkinkan untuk mengubah nama file sebelum mengunggahnya. Namun, teks alt hanya dapat diubah setelah Anda mengunggah gambar. WordPress memungkinkan Anda melakukannya dengan menggunakan perpustakaan media.

 

Pastikan untuk memasukkan kata kunci dalam 100 karakter pertama halaman atau blog Anda. Ini membuat proses lebih mudah bagi Google untuk menemukan situs Anda saat mencari di internet untuk mencari kata kunci.

 

10. Waspadai Kekuatan Primary Keyword

Terlepas dari lima tempat yang tercantum di atas, Anda juga harus memasukkan kata kunci di seluruh konten Anda. Namun, tingkat penggunaan dan distribusinya harus diperhatikan.

 

Sejumlah besar satu kata kunci pada halaman atau artikel dianggap sebagai isian kata kunci, yang dapat memengaruhi peringkat situs Anda. Selain itu, penempatan kata kunci yang berdekatan bisa tampak aneh. Misalnya, jika ada kata-kata yang diulang-ulang dalam kalimat-kalimat berikutnya.

 

Untuk melakukan ini, Anda harus mengetahui kata kunci LSI (pengindeksan semantik laten). Ini adalah kata kunci yang tidak memiliki kata kunci utama, namun tetap relevan untuk situasi tersebut. Juga, kata kunci LSI adalah variasi dari kata kunci utama.

 

Misalnya, kata kunci LSI dari kata “buat blog” dapat terdiri dari “buat blog gratis”, “WordPress”, dan “blog gratis.

 

Alat penelitian kata kunci yang premium biasanya ditawarkan dalam paket dengan opsi untuk mencari kata kunci LSI. Namun, Anda dapat menggunakan alat gratis seperti LSIKeywords atau KeySearch.

 

11. Gunakan Internal Link

Selain peta situs, aspek lain yang membantu Google merayapi situs web Anda termasuk internal link.

 

Internal link menghubungkan dua website. Tidak mungkin menambahkan tautan dari satu halaman ke halaman berikutnya. Halaman yang ditautkan harus terhubung.

 

Misalnya, Anda mungkin memiliki blog tentang pemasaran digital. Posting ini memberikan penjelasan tentang subjek dan banyak sub-topiknya. Dimungkinkan untuk membuat materi tambahan yang memberikan lebih banyak informasi tentang pemasaran email. Kemudian, sertakan tautan ke bagian blog tentang pemasaran digital, yang merupakan topik serupa.

 

Tidak hanya itu, internal link yang Anda masukkan harus terdengar alami — Anda tidak bisa begitu saja memasukkan URL seperti website saya.com/blog/email-marketing. Dalam posting blog, tautan internal harus berisi teks jangkar (teks yang berisi hyperlink) yang dapat dimasukkan ke dalam kalimat.

 

Dimungkinkan untuk memiliki beberapa hyperlink internal dalam sebuah artikel atau halaman. Kenyataannya, memiliki beberapa internal link dalam sebuah artikel membuat lebih banyak search engine memahami konteksnya.

 

12. Jangan Lupa Tautan Masuk

Selain menggunakan tautan eksternal, memiliki banyak tautan eksternal berkualitas adalah cara yang baik agar situs Anda dapat ditampilkan di hasil pencarian Google.

 

Tautan masuk menautkan ke website Anda atau konten yang berkualitas di website lain. Tidak mudah untuk menemukan orang yang akan menawarkan Anda tautan eksternal. Dengan demikian, Anda perlu membangun tautan atau menandatangani perjanjian dengan pemilik situs lain untuk bertukar tautan.

 

Namun, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam membangun link, termasuk:

 

  1. Otoritas untuk halaman dan domain
  2. Tautan nofollow dan dofollow
  3. Anchor text
  4. Relevansi tautan
  5. Lalu lintas dari tautan yang masuk

 

Otoritas domain adalah kualitas umum sebuah situs. Namun, setiap halaman di situs memiliki kualitas yang berbeda. Itu diukur menggunakan otoritas halaman.

 

Sayangnya, tidak mungkin untuk mengetahui nama domain dan otoritas halaman di situs sendiri. Untuk mengetahui informasi ini, Anda harus menggunakan alat berbayar seperti Ahrefs atau Moz.

 

Selain itu, Anda harus mengetahui website mana yang memiliki hyperlink dofollow. Ini adalah jenis tautan yang dapat dikenali Google. Dengan cara yang sama, hyperlink masuk yang berisi jenis tautan ini dapat memengaruhi peringkat website Anda.

 

Namun, ada website yang menggunakan tautan nofollow. Berlawanan dengan tautan dofollow, tautan tersebut tidak akan memengaruhi peringkat website. Tautan semacam ini adalah yang harus Anda waspadai saat membuat tautan.

 

Selain itu, Anda juga harus mengidentifikasi teks jangkar yang digunakan oleh pemilik website lain. Google mengatakan bahwa menggunakan teks jangkar yang sama untuk tautan berulang kali dapat mengakibatkan penurunan peringkat website Anda.

 

Jangan lupa untuk mempertimbangkan pentingnya website yang Anda rencanakan untuk dikerjakan dan jumlah lalu lintas yang diterimanya.

 

13. Perbaiki Tautan Rusak

Di bagian sebelumnya, Anda telah diajarkan tentang penautan dan keuntungannya untuk SEO.

 

Namun, ingatlah bahwa Anda tidak memiliki kendali atas website yang Anda tautkan ke situs Anda. Pemilik halaman dapat menghapus situs kapan saja atau mengubah URL kapan saja tanpa mengetahuinya.

 

Ketika ini terjadi, pengguna posting blog Anda tidak akan dapat menemukan website yang dimaksud setelah mengklik tautan. Dalam arti yang lebih luas, ini akan memengaruhi pengalaman pengguna situs Anda , dan memengaruhi peringkatnya dalam jangka panjang.

 

Selain itu, Google menurunkan peringkat situs ketika mendeteksi banyak tautan yang membawa Anda ke halaman 404 Not Found.

 

Jadi, penting untuk sering memeriksa hyperlink di situs Anda. Prosesnya akan lebih sederhana jika Anda menggunakan Google Search Console.

 

14. Gunakan Google Bisnisku

Gunakan Google My Bussiness

Pernahkah Anda mencoba mencari bisnis online atau layanan di area lokal Anda melalui Google?

 

Jika Anda memiliki perusahaan di area lokal, Anda juga dapat memamerkan bisnis Anda dalam kasus Google Bisnisku.

 

Seperti namanya, Google Bisnisku adalah daftar gratis untuk bisnis yang ditawarkan oleh Google. Di website ini, Anda dapat memberikan berbagai informasi yang relevan dengan perusahaan Anda, seperti jenis usaha, alamatnya, jam operasional nomor telepon, alamat website Anda.

 

Selain itu, pengguna Google juga dapat meninggalkan ulasan, peringkat, dan komentar pada daftar halaman Anda. Ini berarti bahwa penggunaan Google Bisnisku tidak hanya menampilkan perusahaan dan halaman web Anda pada halaman pertama google, tetapi juga bertindak sebagai sumber informasi bagi calon pelanggan.

 

Untuk informasi selengkapnya tentang cara mendaftarkan bisnis Anda ke Google Bisnisku, Anda dapat merujuk ke panduan yang telah kami buat.

 

Kesimpulan

Semakin banyak Anda tahu tentang bagaimana Google memberi peringkat website, semakin baik posisi Anda untuk menempatkan website Anda di halaman pertama google.

 

Baca artikel kami dan cobalah beberapa tips ini untuk memastikan bahwa situs Anda berada di halaman pertama google. Apa pengalaman Anda dengan mendapatkan halaman pertama google? Beri tahu kami di komentar di bawah!.

Tinggalkan komentar